Black Friday 2019
Indonesia

Toko Terbaik - Black Fiday Indonesia

Di Black Friday Global anda akan mendapatkan semua informai terpenting tentang Black Friday di Indonesia dan di seleuruh penjuru dunia. Kami telah menganalisa event ini di berbagai pasar di seluruh belahan dunia dan kalian tidak akan ketinggalan apapun. Terlebih lagi kalian akan mendapatkan diskon terbaik di Indonesia yang akan disediakan Picodi hanya untuk kalian - penyedia bonus diskon terbaik dan terbesar di dunia!

Diskon terbaru, kode promo dan promosi - Black Friday Indonesia

Di Indonesia Black Friday sejauh ini adalah acara belanja terbesar yang berlangsung sekali dalam setahun. Dan akan berlangsung pada tanggal 29 November

Promo Gearbest Black Friday $30 OFF Better Than Ever

Get a limited coupon code only on Gearbest Black Friday $30 OFF for every...

  • USD 30

Kode Promo Tokopedia Black Friday Cashback 500K untuk Produk Laptop dan Kamera

Dapatkan promo cashback 500K untuk pembelian berbagai produk kamera dan laptop...

  • IDR 500K

Voucher Apple Black Friday Discount up to 1,000,000

Dapatkan promo voucher Laptop Apple di Black Friday diskon hingga 1,000,000

  • IDR 1 JT

Promo Sephora Diskon 15% Spesial Black Friday

Dapatkan promo diskon 15% untuk promo black friday dari Sephora

  • 15%

Voucher Bukalapak Diskon hingga 99% Spesial Black Friday dan Gajian

Dapatkan promo diskon hingga 99% untuk promo black friday dan gajian di...

  • 99%

Voucher Blibli Diskon 100K Beli HP Samsung Spesial Black Friday

Dapatkan potongan harga langsung dari Blibli setiap beli HP Samsung di periode...

  • IDR 100K

Voucher Shopee Diskon hingga 500K Spesial Black Friday

Jangan lewatkan promo bank dan kredit online selama black friday diskon hingga...

  • IDR 500K

Promo Black Friday Zalora Diskon 70%

Dapatkan promo diskon 70% spesial black friday dari Zalora

  • 70%

Kode Promo Adidas Diskon 22% di Zalora

Dapatkan promo diskon 22% untuk berbagai produk Adidas di Zalora

  • 22%

Black Friday: fakta dan angka

  • Di Indonesia dan di seluruh dunia, Black Friday berikutnya akan berlangsung pada 29 November 2019;
  • Puncak aktivitas belanja berlangsung pada pukul 10:00 hingga 13:00;
  • Selama Black Friday, rata-rata orang Indonesia membeli 3 produk;
  • Orang Indonesia berencana untuk membelanjakan sekitar IDR 1,082,071 per orang di toko online maupun konvensional.

Di musim gugur dan musim dingin, Penjualan Black Friday memainkan peran penting tidak hanya dalam hal kenaikan omzet e-commerce tetapi juga aktivitas pembelinya. Di awal November, usaha kecil dan menengah, serta brand besar, memulai persiapan Black Friday. Mereka mengumumkan penjualan besar yang akan terjadi pada akhir November, baik online juga toko konvensional.

Selama beberapa tahun, analis Black-Friday.Global telah mengikuti tren Black Friday di Indonesia dan di seluruh dunia. Di bawah ini, kami menyajikan beberapa statistik dan fakta menarik yang terkait dengan hari belanja tersibuk di dunia.

Black Friday: tren dalam beberapa tahun terakhir

Aktivitas belanja saat Black Friday

Pada awalnya, Black Friday adalah peristiwa satu hari di Amerika Serikat. Namun, selama beberapa tahun terakhir, acara ini telah berkembang menjadi maraton belanja yang berlangsung selama beberapa hari. Kadang-kadang dapat dimulai pada hari Kamis dan berlanjut sampai akhir minggu, atau bahkan bulan. Dalam upaya untuk menarik perhatian konsumen, beberapa toko memulai apa yang disebut presales pada hari Senin. Namun, di sebagian besar negara, puncak minat pembeli turun pada hari yang sama. Di Indonesia, data Google Trends untuk 19-25 November 2018 menunjukkan bahwa dua pertiga dari semua pertanyaan yang terkait dengan penjualan Black Friday dicatat pada hari Jumat sebesar 39,7 persen. Namun demikian, minat pelanggan mulai tumbuh pada hari Rabu dan memudar pada hari Minggu. Kecenderungan ini menjadi ciri khas tidak hanya Indonesia tetapi juga negara lain.

Penelitian yang dilakukan oleh Black-Friday.Global pada tahun 2018 menunjukkan bahwa 36 persen orang Indonesia yang disurvei mengetahui keberlangsungan Black Friday. Namun, tidak semua dari mereka dapat mengingat tanggal yang tepat, yang dapat menjelaskan peningkatan minat secara bertahap dalam acara ini bahkan beberapa minggu sebelum acara tersebut berlangsung.(Google Trends).

Penjualan meningkat saat Black Friday

Data Black-Friday.Global internal untuk 2018 di Indonesia menunjukkan peningkatan penjualan 68 persen dibandingkan dengan hari biasa. Angka tinggi seperti itu tidak biasa. Misalnya, di Singapura peningkatannya adalah 511 persen, di Inggris - lebih dari 1,708 persen, dan di Jerman - lebih dari 2,418 persen.

Aktivitas belanja pada Black Friday

Tidak seperti Amerika Serikat, warga negara lain biasanya tidak memiliki hari libur untuk Black Friday. Meskipun puncak aktivitas belanja online di berbagai negara sedikit berbeda, umumnya jatuh pada pagi dan sore hari. Di Indonesia, intensitas belanja didistribusikan cukup merata antara pukul 08:00 dan 22:00, dengan puncak pada pukul 10:00 dan 13:00 menurut data Black-Friday.Global untuk 2018.

Di sisi lain, di negara-negara seperti Turki, Finlandia, Yunani, Singapura, atau Hong Kong, Black Friday tampaknya telah banyak dinanti - berdasarkan fakta bahwa sebagian besar belanja dilakukan tepat setelah tengah malam.

Tingkat diskon versus ekspektasi pembeli

Data statistik dari beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa rata-rata diskon Black Friday di Indonesia sedikit meningkat (dari 51 persen pada 2017 menjadi 52 persen pada 2018). Namun, angka-angka ini tidak melebihi harapan konsumen Indonesia (yang bersiap-siap untuk diskon 57 persen).

Pembeli dari Belarus, Yunani, dan Peru mengharapkan penurunan harga yang lebih tinggi (62 persen). Sayangnya, toko-toko lokal hanya dapat menawarkan diskon yang 8-10 persen lebih rendah daripada yang diantisipasi oleh pelanggan. Di sisi lain, memantau kesepakatan dari toko-toko di Ukraina, RSA dan Filipina menunjukkan bahwa pedagang di negara-negara ini dipersiapkan untuk menawarkan diskon yang jauh lebih menarik, melebihi harapan pembeli.

Tingakatan diskon dan ekspektasi pembeli

Produk teratas dibeli oleh orang Indonesia

Menurut survei, di antara warga Indonesia yang akan mengambil bagian dalam kegilaan Black Friday, 36 persen sudah tahu apa yang harus dibeli. Adapun jumlah barang yang dibeli, orang Indonesia akan membeli rata-rata 3 produk. Statistik tahun lalu menunjukkan bahwa kategori produk paling populer di antara pembeli Black Friday di Indonesia adalah sepatu, pakaian, elektronik, kosmetik dan parfum, serta travel.

Di seluruh dunia, produk fesyen yang banyak diminati memimpin pada Black Friday. Meskipun demikian, di beberapa negara seperti Brasil, Swiss, India, Malaysia, atau Rumania, elektronik berlaku di kereta belanja.

Piramida referensi belanja

Belanjaan di Black Friday

Orang Indonesia umumnya akan belanja melalui online dan toko biasa. Mereka yang akan memilih lebih dari satu sumber, siap menghabiskan sekitar IDR 1,082,071. Itu setara dengan US$ 77. Di negara lain, pembeli memiliki anggaran yang lebih kecil, seperti Jerman (US$ 238), Singapura (US$ 174) atau Hongkong (US$ 83). Sebaliknya, konsumen yang menyatakan menghabiskan jumlah memecahkan rekor berasal dari Amerika Serikat (US$ 485), Kanada (US$ 430), Inggris (US$ 397), Irlandia (US$ 339) dan Uni Emirat Arab (US$ 291).

Pembelanjaan saat Black Friday

Menurut data dari 2018, saat berbelanja online selama Black Friday, lebih dari setengah (78.4 persen) pelanggan Indonesia menggunakan smartphone, 18.7 persen memilih desktop, dan sisanya 2.9 persen memilih tablet. Pembelian dengan smartphone adalah tren global, yang dicatat antara lain di Inggris, Jerman, Turki, dan Indonesia.

Metodologi dan sumber data

Semua data statistik berasal dari Picodi.com, platform diskon global yang beroperasi sejak 2010, yang menciptakan Black-Friday.Global, situs yang didedikasikan untuk penjualan Black Friday. Survei yang dilakukan pada bulan Juli dan November 2018 di antara 21 ribu responden dari 55 negara juga digunakan dalam laporan. Untuk konversi mata uang, kami menggunakan nilai tukar rata-rata dari xe.com.

Penggunaan Publik

Bagikan informasi tentang Black Friday dengan pembaca Anda! Semua data dan infografis yang disajikan dalam laporan ini dapat digunakan secara bebas untuk tujuan komersial dan non-komersial selama Anda menunjukkan penulis penelitian tersebut. Black-Friday.Global) dengan tautan ke subhalaman ini.

Black Friday 2018

Black Friday 2018 di Indonesia

Acara ini, yang sebelumnya dikenal dan hanya berlangsung di Amerika Serikat, telah mendapatkan popularitas yang benar-benar mendunia hanya dalam waktu beberapa tahun. Di Indonesia – 36% responden tahu apa itu Black Friday.

Tim analis Black-Friday.Global telah mengikuti tren ini selama beberapa tahun terakhir. Kami tahu persis bagaimana relevannya acara ini terhadap produsen maupun distributor produk, peningkatan ekonomi domestik, serta untuk konsumen pada umumnya.

Bagaimana minat dalam berbelanja dan diskon tumbuh di kalangan orang Indonesia di bulan November? Kategori barang mana saja yang mendapatkan permintaan tertinggi? Berapa banyak uang yang dihabiskan orang Indonesia selama kegilaan belanja Black Friday berlangsung dan bagaimana karakteristik orang Indonesia dalam berbelanja dibandingkan negara-negara lain? Kami telah menganalisis data statistik selama perhelatan Black Friday dan melakukan survei di 55 negara untuk menjawab pertanyaan di atas. Berikut hasil analisis kami.

Pengakuan Global

PERTUMBUHAN KETERTARIKAN TERHADAP BLACK FRIDAY DI SELURUH DUNIA SELAMA 5 TAHUN TERAKHIR

Black Friday telah menjadi fenomena karena suatu alasan. Data Google menunjukkan bahwa dalam 5 tahun terakhir minat pengguna Internet terhadap acara ini telah meningkat lebih dari dua kali lipat. Setiap tahun, di hampir setiap negara, demam belanja menghasilkan catatan penjualan baru. Hanya di negara-negara Belahan Bumi Barat, dimana tren dari Amerika Serikat muncul lebih cepat, peningkatan perlahan namun pasti dalam diskon Black Friday telah tercatat.

BLACK FRIDAY DI INDONESIA

Selama 5 tahun terakhir, popularitas acara belanja ini telah berkembang secara konsisten. Survei menunjukkan bahwa 1 dari 3 orang Indonesia akan berpartisipasi dalam Black Friday tahun ini (meningkat 15 poin persentase dibandingkan dengan 2017). Sebagian besar konsumen akan berbelanja baik online maupun offline (50%), sisanya akan memilih opsi belanja di toko tradisional offline saja (12%) atau hanya-online (38%).

Meningkatkan Ekonomi Global

BAGAIMANA PERKEMBANGAN PENJUALAN PADA BLACK FRIDAY DIBANDINGKAN HARI JUMAT BIASA

Pengakuan terhadap efek yang dihasilkan oleh Black Friday yang menghasilkan peningkatan transaksi yang luar biasa tidak terbantahkan lagi. Di masing-masing dari 55 negara, jumlah transaksi online pada Black Friday meningkat secara signifikan bila dibandingkan dengan hari biasa. Ambil contoh Yunani misalnya, di mana pengguna telah melakukan pembelian 2600% lebih banyak dari biasanya atau Afrika Selatan dengan pertumbuhan 2,571% dalam jumlah transaksi. Namun, bila berbicara persen peningkatan minat Black Friday dibandingkan di negara lain, maka Pakistan lah yang menjadi juaranya, di mana aktivitas pengguna lebih tinggi sebesar 11,525%.

Tidak mengherankan jika pada bulan November biasanya adalah bulan di mana sebagian besar laba dihasilkan. Menurut perkiraan, sekitar 20% dari omset tahunan dihasilkan pada bulan November. Terlebih lagi, data internal kami memungkinkan kami untuk mengevaluasi secara spesifik di pasar tertentu – misal. Britania Raya, Yunani, Afrika Selatan – volume transaksi meningkat tiga kali lipat pada bulan November.

Jumlah transaksi selama Black Friday

BERAPA BANYAK UANG YANG DIHABISKAN OLEH KONSUMEN DARI BERAGAM NEGARA SELAMA BLACK FRIDAY

Hasil survei menunjukkan bahwa pengguna di Amerika Utara dan Eropa bersedia menghabiskan uang dalam jumlah besar selama Black Friday berlangsung. Sebaliknya, konsumen di Asia – contohnya di Pakistan, Malaysia, Filipina – menghabiskan uang dalam jumlah yang relatif kecil.

Rata-rata pencari barang diskon di Indonesia bersedia membayar total Rp 986181 sekali belanja pada Black Friday. Lebih besar sekitar Rp 500,000 jika dibandingkan dengan pengeluaran konsumen di Malaysia, dan Rp 300000 lebih besar dari konsumen di Iran.

Produk populer di Black Friday

PRODUK MANA YANG PALING POPULER SELAMA BLACK FRIDAY

Setiap tahun, pers dunia memberi kami puluhan foto kerumunan konsumen yang menyambangi toko-toko elektronik. Namun berdasarkan hasil survei kami menyatakan bahwa produk fashion adalah kategori yang paling diburu oleh konsumen bukan produk elektronik. Kategori elektronik menempati urutan kedua dalam peringkat kami. Di sisi lain dari kategori buku, aksesoris olahraga dan pakaian dalam adalah barang yang kurang populer untuk dibeli.

Penghematan selama Black Friday

RATA-RATA DISKON YANG TERSEDIA SELAMA BLACK FRIDAY

Black Friday terkenal dengan diskon yang mencapai hingga 80-90%. Meskipun jumlah barang yang tersedia untuk diskon 90% sangat terbatas, mereka yang berpartisipasi dalam Black Friday yakin bahwa barang yang tersedia betul-betul di diskon. Menurut data Black Friday 2017 kami, diskon terbesar tersedia untuk orang Amerika (rata-rata penurunan harga 68%), Kanada (66%) dan Ukraina (66%). Sementara rasio diskon yang tidak begitu impresif ditemukan di Rusia (rata-rata penurunan harga 58%), Brasil (57%) dan Turki (56%), dimana rasio rata-rata dunia sekitar 55%.

Secara keseluruhan rata-rata diskon yang bisa ditemukan di toko online di Indonesia sebesar 51% pada tahun lalu, prediksi kami pada Black Friday 2018, jumlah nominal uang yang bisa dihemat per total transaksi adalah sebesar Rp 1026433.

Black Friday di Indonesia dalam angka

  • Sebanyak 36% orang Indonesia mengetahui apa itu Black Friday, dan 33% responden bersedia berpartisipasi dalam belanja besar-besaran tahun ini.
  • Hampir 50% pemburu diskon akan memilih penjualan online dan offline.
  • Rata-rata konsumen Indonesia akan membelanjakan lebih dari Rp 900,000 selama promo Black Friday berlangsung, dengan produk yang paling diburu adalah pakaian, elektronik, dan sepatu.

Metodologi dan Sumber Data

Laporan ini dibuat berdasarkan data yang disediakan oleh Picodi.com – penyedia diskon global yang berdiri sejak 2010. Black-Friday.Global – didedikasikan untuk kepentingan promo Black Friday – dibuat oleh Picodi.com. Total 12,000 responden dari 55 negara ambil bagian dalam survei ini.

Penggunaan Keperluan Publikasi

Apakah Anda ingin berbagi wawasan Black Friday dengan audiens Anda? Jangan ragu untuk menggunakan dan berbagi hasil laporan dan infografis dari kami baik untuk keperluan komersial maupun nonkomersial selama Anda menunjukkan hak-cipta penelitian dan memberikan link ke halaman ini (Black-Friday.Global).

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa itu Black Friday?

Black Friday adalah hari yang unik dimana toko di seluruh dunia menurunkan harga barang dagangannya dalam skala yang besar.

Kapan Black Friday berlangsung?

Tahun ini Black Friday jatuh pada 29 November.

Apakah Black Friday layak ditunggu?

Tentu saja! Walaupun kesempatan untuk menghemat tidak hanya berlangsung pada Black Friday, tapi even ini menawarkan diskon besar-besaran dan hanya tersedia pada hari jumat terakhir di bulan November!

Apakah aman berbelanja pada saat Black Friday?

Pastinya berbelanja online lebih aman daripada mendatangi mall yang penuh sesak.Black-Friday.Global adalah tempat yang aman dimana penawaran sesungguhnya dan terverifikasi yang ditampilkan.

Diskon apa yang bisa saya harapkan selama Black Friday?

Rata-rata selama Black Friday, para konsumen menikmati penurunan harga 55%. Bagi merek yang sangat jeli bahkan bisa mendapatkan produk dengan harga lima belas ribu perak!